img.emoticon { padding: 0; margin: 0; border: 0; # img.emoticon { padding: 0; margin: 0; border: 0; } }

2007-10-10

Jayapura ayem kaming ^_^


Ni lagi nunggu Angkutan buat ke makassar trus malamx ke bandara melapor jam 1 pesawatx insya Allah jam stenga tiga...duhh...senengnya..tar lagi mo ketemu suamiku tersayang..buat temen2 smua tar deh sa posting gambar2 selama di jayapura...so cuti ngeblog dulu selama 10 hari sampai ketemu mgg depan...!! met lebaran smuanya maaf lahir batin...chayo!!




MEt lebaran




MEt lebaran smua..maaf kan segala salah dan khilaf..mo mudik nih....^_^

2007-10-07

Nikmati Manisnya Madu, Raih Manfaatnya

Madu sudah lama di kenal memiliki banyak khasiat. Tidak saja bagi kesehatan tubuh tetapi juga bisa bermanfaat bagi kecantikan
1. Kerontokan rambut
Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak

zaitun panas . 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira2 15 menitsetelah itu baru di basuh. Penelitian itu jg membuktikan ramuan yang didiamkan di kepala selama 5 menit pun tetap efektif.
2. Infeksi kandung kemih
Campurkan 2 sendok makan bubuk kayu manis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam2 kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman2 dalam kandung kemih
3. Sakit gigi
Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu
4. Kolesterol
Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ons air teh. Ramuan ini dapat mengurangi kadar kolesterol darah sampai 10 % dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari meringankan gangguan kolesterol
5. Pilek
Pilek ringan dan berat serta sinus dapat di sembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam2 kuku dan 1/4 sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari.
6. Mandul
Pengobatan yunani dan Ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun2 untuk memperkuat semen ( air mani=sperma) para pria. Dua sendo makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Tiongkok dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak berabad2 lalu. Wanita yang sedang hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok bubuk kayu manis pada gusinya.
7. Sakit Perut
Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai akar2nya.
8. Kembung
PEnelitian yang dilakukan di india dan jepang menyatakan bahwa madu yang diminum bersama kayumanis dapat mengurangi gas dalam perut.
9.,10,11 -18....lanjut nanti..dah malam ni mo bobo dl..^_^





2007-10-05

Sikap Memaafkan dan Manfaatx bargi Kesehatan

Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan:

Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199)

Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)

Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:

... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)

Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43) Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134)
Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keeping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.

Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur'an. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.

Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.
Memaafkan, adalah salah satu perilaku yang membuat orang tetap sehat, dan sebuah sikap mulia yang seharusnya diamalkan setiap orang

Dalam bukunya, Forgive for Good [Maafkanlah demi Kebaikan], Dr. Frederic Luskin menjelaskan sifat pemaaf sebagai resep yang telah terbukti bagi kesehatan dan kebahagiaan. Buku tersebut memaparkan bagaimana sifat pemaaf memicu terciptanya keadaan baik dalam pikiran seperti harapan, kesabaran dan percaya diri dengan mengurangi kemarahan, penderitaan, lemah semangat dan stres. Menurut Dr. Luskin, kemarahan yang dipelihara menyebabkan dampak ragawi yang dapat teramati pada diri seseorang. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa:

Permasalahan tentang kemarahan jangka panjang atau yang tak berkesudahan adalah kita telah melihatnya menyetel ulang sistem pengatur suhu di dalam tubuh. Ketika Anda terbiasa dengan kemarahan tingkat rendah sepanjang waktu, Anda tidak menyadari seperti apa normal itu. Hal tersebut menyebabkan semacam aliran adrenalin yang membuat orang terbiasa. Hal itu membakar tubuh dan menjadikannya sulit berpikir jernih – memperburuk keadaan.

Sebuah tulisan berjudul "Forgiveness" [Memaafkan], yang diterbitkan Healing Current Magazine [Majalah Penyembuhan Masa Kini] edisi bulan September-Oktober 1996, menyebutkan bahwa kemarahan terhadap seseorang atau suatu peristiwa menimbulkan emosi negatif dalam diri orang, dan merusak keseimbangan emosional bahkan kesehatan jasmani mereka. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa orang menyadari setelah beberapa saat bahwa kemarahan itu mengganggu mereka, dan kemudian berkeinginan memperbaiki kerusakan hubungan. Jadi, mereka mengambil langkah-langkah untuk memaafkan. Disebutkan pula bahwa, meskipun mereka tahan dengan segala hal itu, orang tidak ingin menghabiskan waktu-waktu berharga dari hidup mereka dalam kemarahan dan kegelisahan, dan lebih suka memaafkan diri mereka sendiri dan orang lain.

Semua penelitian yang ada menunjukkan bahwa kemarahan adalah sebuah keadaan pikiran yang sangat merusak kesehatan manusia. Memaafkan, di sisi lain, meskipun terasa berat, terasa membahagiakan, satu bagian dari akhlak terpuji, yang menghilangkan segala dampak merusak dari kemarahan, dan membantu orang tersebut menikmati hidup yang sehat, baik secara lahir maupun batin. Namun, tujuan sebenarnya dari memaafkan –sebagaimana segala sesuatu lainnya – haruslah untuk mendapatkan ridha Allah. Kenyataan bahwa sifat-sifat akhlak seperti ini, dan bahwa manfaatnya telah dibuktikan secara ilmiah, telah dinyatakan dalam banyak ayat Al Qur’an, adalah satu saja dari banyak sumber kearifan yang dikandungnya.....sumber : Artikel HArun Yahya

2007-10-04

Coba2

tes tes read more mudah2 an berhasil



berhasil atw tidak ya.....??? yesss teryta berhasil horeeee..skr tinggal mengedit postingan terdahulu buat di bikin read more jg....

2007-09-29

JERIT BATIN

………………………………………………………………………………………………

Pernah ban saya kempis di jln teuku umar , panas terik. Seorang lelaki mendekat kemudian tanpa berkata2 membantu mengganti ban yang kempis. Saat itu saya dibayang2i kasus pencurian pada saat ban kempis.Lelaki itu bermandi keringat sementara saya berjaga2 mengawasi isi kendaraan. Begitu selesai, pikiran saya masih dipenuhi kecurigaan jangan2 lelaki ini bermaksud tidak baik, berpura2 menolong, dan hanya tidak mendapatkan kesempatan dari saya. Hm..saya merasa ‘puas’ karena lelaki itu gagal menjalankan aksinya terhadap saya. Saya pun mengucapkan terimakasih kemudian meninggalkan lelaki itu buru2. Selesai

Begiti tiba di jalan Sunu, batin saya menerjang tanpa ampun, seperti ombak yang bergulung2. Mengapa kamu berbuat begitu kepada lelaki tadi? Ia telah ikhlas menolongmu dan kamu malah menimpukix dengan kecurigaan. Bagaimana kalau Ia benar 2 tulus? Pantaskah ketulusan diimbal dengan kecurigaan? Bukankah lebih pantas kalau kamu memberinya balas jasa? Ia telah menjual jasanya, mestix wajar bila kamu membelix dengan harga yang pantas.

Saya memejamkan mata, batinini sesak nian. Betapa rendahnya pikiran saya.Betapa rendahnya diri saya di banding lelaki tadi. Saya memutar kendaraan buru2 ke arah jalan teuku Umar. Saya berhenti cukup lama, persisi di tempat kendaraan saya kempis dan dibantu lelaki tadi.Saya turun dan dengan perasan menyesal, bingung, berharap lelaki itu muncul dan menghampiri saya.Saya menungu, menunggu, menunggu dan lelaki itu tidak muncul..Sepasang mata saya nanar nyaris berair, menunggu lelaki itu. SAya meninggalkan tempat itu dengan batin yang luar biasa sesaknya…..

...................................................................Makassar, 2007.........................................

Ni sekedar share kisah..Alhamdulillah klo ada gunanya... dikutip dr Koran fajar…




2007-09-28


mo posting ttg buka puasa di rumah dinas kami tp gi males...maklum gi puasa hehe...mending bobo aja deh..drpd berkoar2 ga jelas kan ya..( tp tetep aja susah mang dr sonox crewet ^_^ ) kata uje ramadan gini bobo jg dapa pahala kok..ya kan om uje..

2007-09-18

di Balik Pembakaran Buku-Buku Sejarah (Bag.1)








Kamis (6/9), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karawang membakar 1. 080 buku sejarah untuk SMP/MTS dan SMA/MA/SMK dari berbagai macam penerbit.

Kepala Kejari Karawang Suwarsono SH mengatakan, pembakaran buku sejarah itu dilakukan pihaknya sesuai dengan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: Kep-019/A/JA/03/2007 tertanggal 5 Maret 2007 tentang Larangan Beredarnya Cetakan Buku-buku Teks Pelajaran Sejarah SMP/MTS dan SMA/MA/SMK yang mengacu kepada kurikulum 2004. Pembakaran buku sejarah itu disaksikan sejumlah jaksa dan pejabat dari kepolisian setempat.

Saat di tanya wartawan mengapa buku-buku itu dibakar, Suwarsono, SH, hanya menyatakan, "Kami hanya melaksanakan SK Jaksa Agung yang melarang beredarnya buku-buku sejarah. Buku pelajaran sejarah yang tidak memuat tentang G-30 S/PKI merupakan salah satunya buku yang dimusnahkan. ”
Sampai hari ini, entah sudah berapa ratus ribu buku sejarah yang dibakar dengan alasan materinya tidak memuat G-30 S/PKI. Penerbit jelas merugi besar, demikian pula penulisnya. Namun yang lebih memprihatinkan sebenarnya adalah kenyataan bahwa sesungguhnya hal ini membuktikan bahwa rezim totaliter Orde Baru masih berkuasa, walau Suharto telah lengser. Terlalu naif jika rezim Orde Baru hanya dialamatkan kepada Suharto, padahal tiga partai politik besar zaman Orde Baru masih saja bebas.
Hanya karena buku-buku sejarah tersebut tidak memuat peristiwa G30 S/PKI, maka buku-buku tersebut harus dibakar dan dimusnahkan. Sayang, memang. Padahal jika ingin meluruskan sejarah, jika ingin sungguh-sungguh memaparkan sejarah apa adanya, maka ada banyak sekali peristiwa-peristiwa penting yang layak diluruskan, termasuk kasus terbunuhnya para jenderal di Jakarta saat menjelang subuh pada 1 Oktober 1965.

Tulisan ini tidak akan menyorot soal benar tidaknya peristiwa G 30 S/PKI, apakah itu memang pemberontakannya PKI atau malah pemberontakannya Suharto yang dibantu CIA. Tulisan ini tidak membahas masalah tersebut. Namun tulisan ini lebih menitik beratkan pada fakta-fakta yang disembunyikan seputar peran umat Islam dalam sejarah Indonesia, baik masa kerajaan, masa merebut kemerdekaan, dan juga masa mempertahankan kemerdekaan.
Jujur saja, banyak sekali peran umat Islam Indonesia yang dirampok dan dikubur dalam-dalam oleh tangan-tangan kekuasaan, sehingga sampai hari ini pun yang sampai kepada anak-anak kita adalah “His-Story”, kisahnya para penguasa, bukan “History”, bukan Sejarah itu sendiri.
Mudah-mudahan, tulisan ini sedikit banyak bisa membangkitkan memori kita kembali betapa besar peran umat Islam dalam mendirikan dan menjaga negeri ini. NKRI ada karena umat Islam. Bahkan fakta sejarah membuktikan bahwa NKRI banyak dirongrong oleh golongan yang lain.
Di antara banyak peristiwa yang terjadi namun digelapkan sampai sekarang akan dipaparkan di bawah ini. Mudah-mudahan, penulisan sejarah kita bisa tergerak hatinya untuk berhenti menuliskan kisah-kisah penuh dusta dan mau menuliskan fakta-fakta sejarah yang sunguh-sungguh terjadi. Inilah di antaranya:

Hapus Teori Gujarat!

Teori yang menyatakan Islam baru masuk ke Indonesia pada baad ke-14 dari Gujarat, India, harus dihapuskan. Teori bikinan orientalis kafir Belanda, Snouck Hurgronje, ini jelas salah besar. Sejarahwan Ahmad Mansyur Suryanegara telah menegaskan bahwa Islam masuk ke Indonesia lewat pedagang-pedagang Nusantara yang telah berniaga hingga ke Syams di saat Rasulullah SAW masih hidup. Para pedagang dari Nusantara telah menjalin kerjasama yang erat dengan para pedagang Arab bahkan sebelum Rasulullah dilahirkan!
Teori Gujarat jelas dibikin agar umat Islam Indonesia tidak memiliki kebanggaan terhadap Islam dan tanah airnya. Padahal Islam telah masuk ke Indonesia jauh sebelumnya, yakni saat Rasulullah masih hidup.
Sejarahwan G. R Tibetts telah menemukan bukti-bukti adanya kontak dagang antara negeri Arab dengan Nusantara di abad kelima masehi, saat Nabi Muhammad SAW belum lahir. “Keadaan ini terjadi karena kepulauan Nusantara telah menjadi tempat persinggahan kapal-kapal pedagang Arab yang berlayar ke negeri Cina sejak abad kelima Masehi. (Tibbetts; Pre Islamic Arabia and South East Asia, JMBRAS, 19 pt. 3, 1956, hal. 207. Penulis Malaysia, Dr. Ismail Hamid dalam “Kesusastraan Indonesia Lama Bercorak Islam” terbitan Pustaka Al-Husna, Jakarta, cet. 1, 1989, hal. 11).
Sebuah dokumen kuno asal Tiongkok juga menyebutkan bahwa menjelang seperempat tahun 700 M atau sekitar tahun 625 M—hanya berbeda 15 tahun setelah Rasulullah menerima wahyu pertama atau sembilan setengah tahun setelah Rasulullah berdakwah terang-terangan kepada bangsa Arab—di sebuah pesisir pantai Sumatera sudah ditemukan sebuah perkampungan Arab Muslim yang masih berada dalam kekuasaan wilayah Kerajaan Budha Sriwijaya.
Disebutkan pula bahwa di perkampungan-perkampungan ini, orang-orang Arab bermukim dan telah melakukan asimilasi dengan penduduk pribumi dengan jalan menikahi perempuan-perempuan lokal secara damai. Mereka sudah beranak–pinak di sana. Dari perkampungan-perkampungan ini mulai didirikan tempat-tempat pengajian al-Qur’an dan pengajaran tentang Islam sebagai cikal bakal madrasah dan pesantren, umumnya juga merupakan tempat beribadah (masjid).
Temuan ini diperkuat oleh Prof. Dr. HAMKA yang menyebut bahwa seorang pencatat sejarah Tiongkok yang mengembara pada tahun 674 M telah menemukan satu kelompok bangsa Arab yang membuat kampung dan berdiam di pesisir Barat Sumatera. Ini sebabnya, HAMKA menulis bahwa penemuan tersebut telah mengubah pandangan orang tentang sejarah masuknya agama Islam di Tanah Air. HAMKA juga menambahkan bahwa temuan ini telah diyakini kebenarannya oleh para pencatat sejarah dunia Islam di Princetown University di Amerika. (Prof. Dr. HAMKA; Dari Perbendaharaan Lama; Pustaka Panjimas; cet.III; Jakarta; 1996; Hal. 4-5).
Dari berbagai literatur, diyakini bahwa kampung Islam di daerah pesisir Barat Pulau Sumatera itu bernama Barus atau yang juga disebut Fansur. Kampung kecil ini merupakan sebuah kampung kuno yang berada di antara kota Singkil dan Sibolga, sekitar 414 kilometer selatan Medan. Di zaman Sriwijaya, kota Barus masuk dalam wilayahnya. Namun ketika Sriwijaya mengalami kemunduran dan digantikan oleh Kerajaan Aceh Darussalam, Barus pun masuk dalam wilayah Aceh.
Amat mungkin Barus merupakan kota tertua di Indonesia mengingat dari seluruh kota di Nusantara, hanya Barus yang namanya sudah disebut-sebut sejak awal Masehi oleh literatur-literatur Arab, India, Tamil, Yunani, Syiria, Armenia, China, dan sebagainya.
Sebuah peta kuno yang dibuat oleh Claudius Ptolomeus, salah seorang Gubernur Kerajaan Yunani yang berpusat di Aleksandria Mesir, pada abad ke-2 Masehi, juga telah menyebutkan bahwa di pesisir barat Sumatera terdapat sebuah bandar niaga bernama Barousai (Barus) yang dikenal menghasilkan wewangian dari kapur barus. Bahkan dikisahkan pula bahwa kapur barus yang diolah dari kayu kamfer dari kota itu telah dibawa ke Mesir untuk dipergunakan bagi pembalseman mayat pada zaman kekuasaan Firaun sejak Ramses II atau sekitar 5. 000 tahun sebelum Masehi!.(Bersambung/Rizki Ridyasmara)

Sumber ; Era muslim